Mengupas tentang dunia spiritual dan lelaku didalamnya, sebagai warisan dari para leluhur. Tentang : tenaga dalam, daya prana, metafisika, penyembuhan dan Mbabar jiwa ma'rifat jati

Nur Muhammad dan Ilmu Hikmah di Zaman Awal Islam Jawa


Ada dua hal yang ditambahkan di sini, yaitu soal Nur Muhamamd di Jawa dan ilmu hikmah. Tentang nur Muhamamd terkait dengan dua kitab, Daqoqiul Akhbar dan Kitab Maulid. Tentang Daqoiq, telah disetujui di atas, termasuk kitab yang diterima di Jawa. Sementara ilmu hikmah terkait dengan marifat atas khowas-kowash dari amal-amal para wali yang dianugerahkan oleh Alloh; dan aspeknya cukup luas, misalnya tentang penumbalan, tentang penjagaan dari masalah setan dan jin, dan lain-lain.

Nur Muhammad

Sebagian sarjana yang mengkonsentrasikan pada kajian-kajian Jawa, seperti Martin van Bruinessen, membahas di antara buku yang diterjemahkan di pusat-pusat penyebaran Islam sejak awal adalah Syarah fi Daqoiq. Kitab ini dimaksudkannya adalah Daqoiqul Akhbar, yang disusun oleh Imam Abdurrahman bin Ahmad al-Qadhi, adalah kitab yang membahas banyak aspek: peristiwa Ruhul A'zom (Nur Muhammad), peristiwa Adam, malaikat dan sifat-sifatnya, malaikat Izrail, malaikat maut dan cahayanya, dialog malaikat maut dan nyawa yang dicabut, setan dan memecah iman, kehadiran pemanggil, keadaan bumi dan kubur, memaggilnya ruh setelah keluar dari badan, musibah atas diri mayit.

Selain itu Daoqiqjuga membahas: sabar atas musibah, keluarnya ruh atas badan, ada malaikat yang masuk sebelum Munkar dan Nakir, tentang malaikat Kiraman Katibin, ruh yang keluar mendatangi rumah dan kuburnya, sangkakala maut, hari buka dan mahsyar, lihat jugaan perintah Alloh, Alloh pengumpulan sesuatu dari para malaikat, sifat dan kondisi Buraq, tiupan sangkakala untuk perbaikan, penanganan di padang makhsyar, hari kiamat panasnya, hari libur, hari kiamat agung, melayanmgnya buku catatan amalan di hari kiamat, soal timbangan, mizan, kabar dan isinya, pintu-pintu neraka, tentang jahanam, manusia digirim ke neraka, malaikat zabaniyah, ahli neraka dan minumannya, berbagai siksa, situasi peminum arak, yang keluar dari kekacauan, soa surge yang tujuh, pintu-pintu surga, para bidadari, dan keadaan ahli surga.

Tentang Nur Muhammad dalam buku yang membantah: “Telah datang keterangan dalam hadits, sebenarnya Alloh Ta'ala membuat pohon yang memiliki 4 dahan, dan menamakan pohon itu dengan syajaratul yaqin. Kemudian Alloh membuat Nur Muhammad di dalam jilbab dari intan yang putih, seperti umpamanya burung merak, lalu Alloh meletakkan intan di atas pohon itu, lalu intan bertasbih di atas syajarah kira-kira 70.000 tahun. ”

“Kemudian Alloh menciptakan cermin kehidupan, lalu diletakkannya di depan Nur Muhammad yang indah seperti burung merak itu. Ketika Nur Muhamamd itu melihat dirinya di dalam cermin, maka jadi tahulah intan ini akan keelokan rupanya dan kebagusan akhlaknya. Akhirnya Nur Muhamamd malu untuk Alloh Taala, sehingga berkeringat. Keringat itu menetes 6 tetesan. Allohasilkan tetesan pertama Abu Bakar; dan dari tetesan kedua Allohasilkan Umar; dari tetesan tiga buat Utsman; dari tetesan Baru Allohasilkan Ali; dari tetesan menghabiskan Allohasilkan bunga mawar; dan dari tetesan keenam Allohasilkan tanaman padi. ​​"

“Kemudian Nur Muhamamd itu sujud 5 kali, maka jadilah bagi kita wajib sujud lima kali, kefardhuan yang diwaktukan. Alloh mewajibkan 5 sholat untuk Muhammad dan umatnya (melalaui isra mi'roj). Kemudian Alloh melipat Nur Muhamamd sekali lagi, maka Nur Muhammad berkeringatlah karena malu untuk Alloh. Dari keringat hidungnya, Allohasilkan malaikat; dan dari keringat Allohasilkan Arsy, Kursy, Lauh, Qolam, Matahari, Bulan, hijab, beberapa bintang dan sesuatu yang ada di langit ..., ”dan begitu seterusnya.

Jika buku ini dilihat sebagai kitab yang cukup awal dibahas di Jawa di sebelah kitab-kitab akidah lain, seperti Usul 6 Bis atau Samarqandi (maka akan dibicarakan dalam tulisan gabungan), maka sejak awal pula harus dilihat. telah dibaca oleh para penyebar Islam awal, dan diuraikan adalah konsep tentang Nur Muhammad.

Pada masa selanjutnya, buku yang membahas soal Muhammad adalah Kitab Maulid Syarful Anam, dalam himpunan Kitab Maulid , yang oleh Michel Laffan disebut sedang di dunia Islam Asia Tenggara, dan pernah divcetak di Bombay (SIN, 2015: 174); dan tentu saja, para penganut tarekat yangs emakin lama berkembang luas.

Di antara pembahasan soal Nur Muhammad dalam Maulid Syarful Anambegini: "Diriwayatkan dari Nabi Muhamamd shollallohu alaihi wasalam beliau bersabda:" Aku telah menjadi Cahaya di sisi Alloh yang Maha Luhur, sejak 2000 tahun sebelum Adam diciptakan. Cahaya itu senantiasa bertasbih untuk Alloh yang Maha Luhur. Dan malaikat-malaikat mengiringi tasbih-tasbihnya. Ketika Alloh yang Maha Luhur menciptakan Adam, Alloh menyisipkan Cahaya itu ke tanahnya, maka Alloh pun menurunkanku ke bumi melalui sulbi Adam, membawaku dalam bahtera di sulbi Nuh, lalu mulai mencari di sulbi Ibrahim, Sang Kholilulloh, saat ia dihempaskan ke dalam api. Aku terus dipindahkan-Nya, dari satu sulbi ke sulbi suci yang lain, lalu ke rahim suci dan agung, dan akhirnya dikeluarkan, dari kedua orang tua, yang tidak pernah sedikit pun menyeleweng. "

Ilmu Hikmah

Salah satu buah dari marifat adalah Ilmu hikmah, yang mengajarkan ilmu yang digali dari pengertian atas khowas-khowas atau asror amal-amal dan dzikir-dzikir, yang dijalankan melalui riyadhah dan ketekunan, hingga diperoleh anugrah dari Alloh. Dalam tradisi Islam Jawa, tokoh yang sering disetujui dengan ini, di setuju adalah Syaikh Subakir, yang dianggap ahli dalam menumbali tanah Jawa; dan Syaikh Syamsu Jen yang ahli dalam ilmu ngerti sakdurunge winarah, dengan buku yang sering dikutip-kutip bernama Musarar ; dan para wali lain yang memiliki anugerah-anugerah keramat.

Dalam Suluk Lokajaya diceritakan kompilasi brandal Lokajaya mengambil membegal Sunan Bonang, dan Sunan Bonang menggunakan ilmu hikmah, dapat memecah dalam berbagai bentuk, menjadikan Brandal Lokajaya tertunduk dan cocok dengan Sang Sunan, kemudian mau menjadi muridnya. Cerita yang dibaca dalam Babad Tembayat , juga dibaca Keramat di Jabal Kat, kompilasi terkait dengan para penantangnya.

Cerita seperti ini dapat ditemukan juga dalam kasus cerita masuk Islamnya orang-orang Keling melalui wasilah Syarif Hidayatullah. Dalam Perjuangan Wali Sanga Babad Cirebon (PWSBC, hlm. 117-118), diperlukan kompilasi Syarif Hidayatullah.

“Pada saat itu dia hanya berdehem satu kali, dan dengan deheman beliau itu, mereka orang-orang Keling yang menyerang semuanya roboh dan tidak berdaya, pada akhirnya meminta ampun kepada beliau. Beliaupun tidak setuju mengampuni mereka, tetapi dengan persyaratan, mereka harus menerima dia. Akhirnya mereka dapat menerima persyaratan itu dan menyetujui di bawah permintaan beliau. Kemudian mereka disuruhnya membaca dua kalimat syahadat. Setelah mereka semua membaca kalimat syahadat dengan mengerti pula maksudnya, maka mereka semua mengerti perjalanannya ke Cirebon. ”

Pasti banyak juga cerita-cerita lain selain cerita Syarif Hidayatullah, yang berkaitan dengan cerita-cerita adikodrati dalam masuk islamnya orang Jawa. Hal ini memerlukan penjelasan tentang konsep keramat dan karomah, yang diminta dengan amal-amal, dzikir-dzikir, dan khowas-khowas dari amal yang telah dianugerahkan Alloh kepada para pengamalnya. Ilmu-ilmu oleh sebagian besar wali, kemudian dikembangkan melalui sarana-sarana wifiq, rajah-rajah, petungan-petungan, mantra-mantra, dan sejenisnya. Di berbagai kitab, Primbon atau Mujarrobat (sesuatu yang telah terbukti coba coba dan terbukti), banyak pertanyaan soal ini.

Pesantren Orang-orang yang lebih lanjut kemudian diperoleh rujukan-rujukan dari buku yang dibaca oleh orang-orang yang memang serius dan tekun mempelajarinya, kompilasi mesin cetak telah meluas, melalaui karya-karya: al-Aufaq (Al-Ghazali), Syamsul Maarif ( al-Buni), Manba 'Ushulil Hikmah (Al-Buni), Mujarrobat Dairabi , dan lain-lain; dan para ahli tarekat mengembangkan ini di dalam mantra-mantra hizib, yang telah dibuktikan khowas-khowasnya, sekaligus bahaya-bahayanya bagi pemula.(*)




// Kutipan sejarah

0 Response to "Nur Muhammad dan Ilmu Hikmah di Zaman Awal Islam Jawa"

Post a Comment


Perangkat Spiritual Untuk Anda

Menyediakan Pegangan, berupa Rajahan yang aktif, untuk : Pagar Badan, Kekebalan, Anti Hipnotis/Gendam jalanan, Terhindar dari bahaya dengan radius 35 meter.

Fungsi Lain : Membangkitkan tenaga inti diri, penyaluran energi ke : air, benda dan mengisi tenaga ghaib ke orang lain dengan durasi aktif 24 jam.

Minat :
Silahkan kirim data diri anda (nama-alamat-tgl lahir-nama ibu kandung) ke via WA : 082331619334 - Javanese Spiritual.

Syarat dan ketentuan menyusul ........


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel